hari anak sedunia hari anak nasional jatuh pada tanggal

Hari Anak Sedunia: Perbedaan dengan Hari Anak Nasional

hari anak sedunia hari anak nasional jatuh pada tanggal

Hari Anak Sedunia adalah hari untuk merayakan dan mempromosikan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Sedangkan Hari Anak Nasional (HAN) adalah kegiatan yang diperingati setiap tahun oleh masyarakat Indonesia. Hari Anak Nasional jatuh pada tanggal 23 Juli. Sedangkan Hari Anak Sedunia diselenggarakan setiap tanggal 20 November.

Sama seperti Hari Anak Sedunia, Hari Anak Nasional diperingati untuk menghormati hak anak semua anak. Dengan Hari Anak Nasional, kita menyadari bahwa anak-anak Indonesia merupakan aset yang penting dan berharga bagi bangsa.

Hari Anak Nasional diawali oleh ide dari Kongres Wanita Indonesia (KOWANI). Peringatan Hari Anak Nasional ini memang sudah menjadi agenda resmi yang disepakati oleh para anggota KOWANI sejak organisasi ini berdiri.

Salah satu usaha yang dilakukan adalah menggelar Pekan Kanak-Kanak dalam bentuk pawai di Istana Merdeka. Acara ini diselenggarakan pada tahun 1952 yang disambut dengan baik oleh Presiden RI pertama, Presiden Soekarno. Kemudian Pekan Kanak-Kanak ini sempat diselenggarakan secara rutin satu tahun sekali setiap bulan Juli.

Namun, proses pengajuan Hari Anak untuk dijadikan hari nasional tidak berjalan mudah. Penetapan Hari Anak ini sempat mengalami beberapa kali perubahan sebelum akhirnya Presiden Soeharto melalui Keputusan Presiden RI No. 44 Tahun 1984 memutuskan bahwa Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Tanggal 23 Juli ini bertepatan dengan pengesahan Undang-undang tentang Kesejahteraan Anak tahun 1979.

Adapun gagasan tentang Hari Anak Sedunia disarankan oleh V.K. Krishna Menon yang kemudian diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1954. Pada tanggal yang sama di tahun 1959, PBB membuat Deklarasi Hak-Hak Anak, juga di tahun 1989, PBB mendeklarasikan Konvensi Hak-Hak Anak.

Perayaan Hari Anak Nasional sering diselenggarakan dengan bermacam kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak akan hak, kewajiban, serta tanggung jawab mereka kepada orang tua, masyarakat, lingkungan, serta bangsa dan negara.

Adapun secara internasional, anak-anak di beberapa negara ada yang menerima hadiah. Bahkan beberapa negara ada juga yang menjadikan Hari Anak sebagai hari libur sekolah untuk anak-anak.

Hari Anak menjadi penting untuk diperingati mengingat masih ada banyak sekali anak-anak yang belum mendapatkan hak mereka secara utuh. Menurut UNICEF, terdapat 22.000 anak meninggal setiap hari akibat kemiskinan. Kemudian, sekitar 168 juta anak di seluruh dunia yang terlibat dengan pekerja anak.

Selain itu, setiap tahunnya, diperkirakan ada 34.000 kematian akibat pembunuhan pada anak-anak di bawah usia 15 tahun. Adapun dari segi pendidikan, masih ada 38% anak-anak yang harus meninggalkan sekolah dasar tanpa menguasai kemampuan membaca, menulis, bahkan berhitung sederhana.

Untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak. UNICEF meluncurkan dana hampir 3 miliar US Dolar untuk membantu anak-anak dalam keadaan darurat kemanusiaan di seluruh dunia.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutteres mengatakan bahwa bangsa di seluruh dunia telah menyepakati sebuah konvensi yang menuntut kemajuan dan kesejahteraan anak-anak seluruh dunia. Ia mendesak semua negara untuk menepati janji tersebut agar semua hal buruk yang masih dirasakan dan didapatkan oleh anak-anak di berbagai belahan dunia dapat dikurangi hingga sedikit demi sedikit seluruh anak dapat merasakan kesetaraan hak dan kewajiban.

Semua negara memang sudah waktunya untuk lebih serius untuk mengatasi banyak permasalahan anak yang terjadi. Statistik dan data yang tersebut di atas hanya sedikit dari banyak permasalahan lain yang menimpa anak-anak seluruh dunia.

Hari Anak Sedunia ini juga dikenal sebagai International Children’s Rights Day atau Hari Hak Anak Internasional.

Leave a Reply