kemerdekaan indonesia bocil

Hari Anak Nasional. Pedoman bagi Orang Tua

Hari Anak Nasional (National Children’s Day) dirayakan setiap tahun di Indonesia. Ini adalah hari bagi orang Indonesia untuk mengingat pentingnya dan kebutuhan anak-anak untuk masa depan Negara, dan masa depan dunia. Anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh. Masa depan bangsa berada di tangan anak saat ini. Semakin baik kualitas anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depan bangsa. Namun sebaliknya, apabila kualitas anak tersebut buruk maka akan buruk pula masa depan bangsa.

Yuk simak pedoman singkat menyambut Hari Anak Nasional oleh BrandingThis

Hari Anak Nasional merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan pendidikan dan hak-hak anak di Indonesia. Sebelum membahas lebih jauh mengenai Hari Anak Nasional, Yuk kita lihat bagaimana sejarah terbentuknya Hari Anak Nasional.

Sejarah

Hari Anak Nasional adalah hari penting nasional yang diperingati sejak tahun 1986. Sejarah Hari Anak Nasional digagas oleh Alm. Soeharto, mantan presiden RI yang ke-2, yang memandang anak-anak sebagai aset kemajuan bangsa. Pada tahun 1984, berdasarkan Keputusan Presiden RI No.44 menetapkan setiap tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional.

Sebagaimana diketahui bersama, banyak anak Indonesia yang masih belum terpenuhi hak-hak dasarnya. Jadi, sejatinya peringatan Hari Anak bukanlah sekedar seremonial saja, tetapi merupakan momentum yang penting untuk menggugah kepedulian maupun partisipasi seluruh rakyat Indonesia dalam menghormati dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi atau dibedakan, memberikan yang terbaik bagi anak, menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan perkembangan anak sertamenghargai pendapat anak.

Moment hari anak ini penting untuk mengunggah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Peringatan Tujuan Peringatan Hari Anak juga merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran anak akan hak, kewajiban dan tanggungjawabnya kepada orangtua, masyarakat, serta kepada bangsa dan Negara.

Tujuan

Peringatan Hari Anak Nasional dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air.

Setelah mengetahui sejarah singkat bagaimana tercetusnya Hari Anak . Apakah kalian sudah tahu apakah tujuan Hari Anak ?

Tujuan peringatan Hari Anak Nasional diselenggarakan tiap tahun adalah untuk: meningkatkan peran serta masyarakat bersama dengan Pemerintah dalam menyelenggarakan upaya pembinaan dan pengembangan anak. Upaya tersebut ditujukan untuk memenuhi hak-hak anak, mewujudkan tingkat kesejahterahan anak, dan memberikan perlindungan yang setinggi-tingginya bagi anak sebagai generasi penerus cita-cita bangsa.

Setelah mengetahui sejarah dan tujuan kami berharap besar kepada peran pemerintah dan peran orang tua untuk selalu menjaga hak-hak anak agar tidak dilanggar.

hari anak nasional

Apa yang bisa dilakukan orang tua jika ada pelanggaran hak anak?

Dengan memahami bahwa semua anak memiliki hak yang diakui oleh undang-undang, maka ini menjadi dasar legal dan kekuatan bagi anak untuk meminta semua pihak menjamin pemenuhan hak-hak tersebut.

  1. Dorong anak untuk mendiskusikan dalam kelompoknya bahwa setiap anak memiliki hak dan diakui oleh negara. Termasuk bagaimana hak-hak ini memengaruhi kehidupan sebagai seorang anak.
  2. Buat daftar kejadian-kejadian yang dialami anak, yangtermasuk perlakuan pelanggaran hak anak. Tuliskan siapa saja pihak yang melanggar hak-hak tersebut dan di mana saja terjadi.
  3. Minta dukungan lembaga swadaya masyarakat atau relawan untuk membantu mendiskusikan aspek-aspek hak anak dan bagaimana caranya kita dapat berperan mengatasi kasus pelanggaran hak anak.

Sekian dulu pedoman singkat untuk menyambut Hari Anak . Semoga dengan pedoman ini, para orang tua maupun anak mengetahui arti dan tujuan tercetusnya hari besar seperti ini.

Marilah kita bersama-sama turut merayakan hari anak dengan lebih menyayangi dan memperhatikan anak-anak disekitar kita.

Sumber:

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia

Leave a Reply